Nami Island Korea Selatan, Destinasi Impian Pecinta Drakor

Nami Island
Nami Island

Korea Selatan merupakan Negara yang namanya mendunia dengan musik K-Pop dan serial dramanya. Perkembangan dunia entertainment negara ini secara tidak langsung turut mengangkat dan mempopulerkan dunia pariwisatanya, salah satunya Nami Island Korea. Hal ini terlihat dari begitu banyak wisatawan asing yang berkunjung ke negeri ginseng tersebut. Sebagian besar pengunjung dan wisatawan asing berkunjung karena terpesona dengan berbagai spot menawan yang ada dalam serial drama. Mereka senang dapat melihat secara langsung tempat yang selama ini hanya dilihat dari layar drama. Bagi para penggemar drakor yang ingin menjadikan Nami Island Korea sebagai destinasi wisata, simak informasi berikut ini.

Asal Usul Dan Lokasi Nami Island

Nama Nami Island Korea mulanya diambil dari nama salah seorang pahlawan Korea Selatan, yaitu Jenderal Nami. Jenderal Nami adalah seorang jenderal di masa Dinasti Joseon yang berhasil memenangkan perang melawan pemberontak. Konon setelah wafat, Sang Jenderal pun dimakamkan di pulau ini. Pada tahun 1956, nama Nami dibeli secara personal oleh seorang pengusaha yang menjadikannya resort pada tahun 1966. Nami merupakan pulau buatan yang terletak di area Bendungan Cheongpyeong, daerah Chuncheon-si, Gangwon-do. Pulau kecil ini berbentuk setengah lingkaran menyerupai sebuah mangkok yang memiliki luas wilayah sekitar 460.000 m2 dan diameter 6 kilometer.

Hal Menarik Yang Di Dapatkan Dari Nami Island Korea

Nami Island ini memiliki banyak hal menarik yang tentunya akan membuat wisatawan semakin ingin berkunjung ke pulau kecil ini. Berikut ini beberapa hal menarik dari Nami Island Korea yang membuat para wisatawan dari berbagai belahan dunia jatuh cinta:

1. Populer Karena Drakor

Pernah nonton drama berjudul “Winter Sonata”?  Ya, Nami Island semakin populer setelah dijadikan lokasi syuting drama yang dibintangi oleh ChoiJi-woo dan Bae Yong-jun ini. Semenjak drama yang diproduksi tahun 2002 silam ini meledak, banyak pengunjung dan wisatawan asing datang ke Nami Island untuk menikmati keindahannya.

Bagi pengunjung yang ingin bernostalgia dengan “Winter Sonata” dapat langsung mengunjunginya. Spot-spot yang pernah dijadikan sebagai lokasi syuting drama ini diberikan tanda khusus. Bukan hanya tanda khusus, adegan dalam serial juga diabadikan dan diberi keterangan di tempat tersebut termasuk patung dari sang pemeran utama.

2. Suasana Romantis Dan Tenang

Nami Island dihiasi dengan pohon-pohon yang khas dan terlihat sangat indah. Suasana akan semakin terasa romantis pada saat musim salju. Jika berkunjung ke pulau ini, wisatawan dapat berjalan keliling pulau dan menikmati ketenangan. Menyusuri jalan setapak di tepian danau akan memberikan sensasi rileks dan damai dari hiruk pikuk ibukota.

Wisatawan dapat menikmati 4 musim yang cantik di pulau ini, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Pada musim semi Nami didominasi dengan warna hijau pepohonan. Sedangkan pada musim panas mata pengunjung akan dimanjakan dengan warna merah kekuningan pepohonan.

Ketika musim gugur, daun-daun berwarna kuning. Puncak keindahan pulau ini yaitu di musim dingin ketika salju turun. Sangat cocok untuk Anda yang ingin menikmati suasana tenang bersama orang-orang terdekat. Pikiran akan menjadi fresh dan siap kembali ke rutinitas usai kembali dari tempat ini. Manakah musim favorit Anda?

3. Terawat Dan Tidak Berpenghuni

Nami Island Korea begitu terkenal dengan lingkungannya yang selain asri juga bersih. Bahkan pemerintah tidak membangun tiang listrik demi menjaga keasriannnya. Lalu darimana listrik mengalir untuk penerangan disana? Ternyata pemerintah secara khusus membuat aliran kabel listrik di bawah tanah.

Selain rapi dan teratur, pulau ini juga tidak berpenghuni dan hanya dikhususkan untuk destinasi wisata. Bahkan penginapan pun tidak disediakan pulau yang sering disebut dengan Naminara Republic alias negeri khayalan ini.

4. Kafe-Kafe Unik Dan Jajanan Khas Korea

Meski menawarkan suasana tenang dan tidak berpenghuni, Nami Island Korea dilengkapi kafe-kafe dengan desain lucu dan unik. Selain itu, pengunjung juga dapat menemukan beberapa penjual jajanan khas korea. Anda dapat membeli Toppokki, Corn Dog, Sausage, dan Ice Cream dengan kisaran harga 3.000-5.000 Won.

Untuk pengunjung yang muslim, di Nami Island disediakan pula fasilitas Musholla dan Restoran Halal. Lengkap bukan? Jadi tidak perlu khawatir kesulitan menemukan makanan halal.

5. Art Exhibition Dan Event Musik Jika berkunjung ke pulau ini, wisatawan tidak hanya dimanjakan dengan pemandangan indah, suasana romantis, dan jajanan. Bila beruntung, wisatawan dapat melihat pertunjukan seperti Art Exhibition dan event musik. Tapi bila wisatawan sampai disana pada sore hari, kemungkinan lokasi sudah ditutup. Jadi, bila ingin menyaksikannya, jangan di waktu yang terlalu sore.

Cara Menuju Ke Nami Island Korea

Bagi wisatawan yang akan berkunjung ke pulau indah ini, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai rute dan referensi transportasi. Berikut ini adalah beberapa pilihan transportasi yang dapat digunakan untuk menuju lokasi:

1. Menggunakan Shuttle Bus

Jika dari Seoul, pengunjung memerlukan waktu kurang lebih 1,5 jam dengan naik Bus Naminara Republic. Bus ini disediakan hanya satu setiap harinya dengan jadwal keberangkatan pukul 09.30 pagi dari samping Pagoda Park. Pengunjung akan sampai di Dermaga Gapyeong sekitar pukul 11.00 siang dan bus kembali ke Seoul pukul 16.00 sore.

Untuk tiket bus pulang-pergi (PP) dibanderol dengan harga 15.000 Won. Di Dermaga Gapyeong pengunjung dapat mengambil tiket masuk ke Naminara Republic seharga 8.000 Won dan membeli jajanan seperti jagung rebus. Berikutnya dilanjutkan dengan menyeberangi Sungai Han menggunakan kapal feri selama kurang lebih 10 menit untuk sampai di lokasi.

2. Menggunakan Kereta Api

Selain menggunakan transportasi bus, wisatawan juga dapat menggunakan kereta api. Dari CheongyangniTrainStation di Seoul, waktu yang diperlukan sekitar 75 menit untuk sampai di GapyeongTrainStation. GapyeongTrainStation ini terletak tidak jauh dari Nami Island Korea.

Setelah tiba di GapyeongTrainStation, perjalanan dapat dilanjutkan dengan naik taxi menuju Dermaga Gapyeong. Penumpang akan dikenakan  tarif sekitar 3.000 Won. Cukup murah karena jaraknya cukup dekat.

3. Menggunakan Kerata ITX

Kini selain bus dan kereta api, telah dibuka jalur baru kereta ITX (IntercityTraineXpress) dengan rute dari YongsanStation di seoul menuju Chuncheon, Provinsi Gangwon-do. Anda dapat naik dari YongsanStation dengan Line 1 (biru tua) dan sebaliknya dari CheongyanniStation dengan Line 1 (biru tua) atau Jungang Line.

Harga tiket kereta ITX ini sekitar 5.700 Won. Perjalanan dari  Cheongyanni Station ke Gapyeong kurang lebih memerlukan waktu 45 menit. Selanjutnya hanya tinggal naik taxi untuk sampai ke Nami Island Korea.

Demikian beberapa ulasan tentang Nami Island Korea yang dapat jadikan sebagai referensi liburan. Bagaimana? Apakah tertarik untuk mengunjunginya? Segera siapkan tabungan dan waktu libur bersama orang terdekat. Selain itu, persiapkan pula perlengkapan seperti pakaian dan obat-obatan sesuai dengan kondisi musim dan cuaca disana. Agar tidak melewatkan satupunspot yang ingin dikunjungi, ada baiknya untuk membuat daftar jadwal terlebih dahulu. Sesuaikan dengan jam-jam keberangkatan transportasi umum, agar perjalanan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *